JAKARTA - Pemilu Presidean 2014 lalu telah menghasilkan pemimpin terbaik dari pilihan rakyat. Oleh karenanya, pemimpin negara terpilih harus didukung oleh semua pihak meski sejak awal menuai pro kontra.
"Sangat mungkin dalam kondisi demikian bisa dapat dipastikan akan terjadi keadaan kericuhan" terang Direktur Eksekutif Pustaka Institute, Yusuf Aryadi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (17/10/2014).
Kericuhan kata dia bisa terjadi karena rekayasa dari sejumlah pihak yang mau mengambil keuntungan oleh kondisi ini. Sehingga masyarakat tidak terpancing oleh provokasi kelompok tertentu.
"Oleh karenanya, Sumpah Pemuda kali ini, harus bisa dimaknai sebagai konsolidasi anak bangsa dengan penyeragaman dari keberagaman yang membentuk negeri ini," terangnya.
Bangsa ini kata dia, sudah melewati sebuah periode suksesi kepemimpinan yang berjalan dengan damai, meski masih terdapat banyak kekurangan.
"Patut diapresiasi secara bersama sebagai bangsa yang beradab. Suksesi telah memunculkan wajah-wajah baru untuk memimpin. Sudah seharusnya ruh Sumpah Pemuda, cita-cita luhur bangsa dalam Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila sebagai way of life bangsa melekat kuat di setiap nafas jiwa para pemimpin tersebut," pungkasnya.
Sumber : OkeZone

Tidak ada komentar