![]() |
| Dok. Google Image |
JAKARTA - Usai resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) harus mampu menyelesaikan masalah melorotnya nilai tukar Rupiah.
"Jangka pendek menyelesaikan decisit CA, struktur transaksi, nilai tukar (Rupiah)," kata Sekreteris Komite Ekonomi Nasional (KEN) Aviliani ketika dihubungi Okezone, Jakarta, Senin (20/10/2014).
Menurut Aviliani, lembaga pengurus keuangan Indonesia seperti Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus dapat mengelola keuangan lebih baik lagi.
"Jangan memberikan uang keluar, kan enggak mungkin uang itu masuk terus, pasti ada yang keluar juga kan," tambahnya.
Dia melanjutkan, dengan mampu mengelolan keuangan Indonesia hal tersebut memberikan kepastian pada likuiditas Indonesia sendiri. Hal tersebut menjadi sesuatu hal yang mendesak untuk segera diselesaikan usai pelantikan presiden. (wdi)
Sumber : OkeZone

Tidak ada komentar